asuransi mobil bekas

Perhatikan 4 Hal Berikut Sebelum Membeli Asuransi Mobil Bekas

Banyak pertimbangan yang melatarbelakangi seseorang untuk membeli mobil bekas. Jelas, membeli mobil bekas lebih murah daripada membeli yang baru. Apalagi jika orang tersebut lebih memilih merek atau jenis mobil tertentu yang sudah tidak diproduksi lagi di pasaran. Hal inilah yang membuat orang memutuskan untuk membeli mobil bekas.

Meskipun Anda dapat menghemat biaya awal, perlu diingat bahwa memiliki mobil bukan hanya tentang penggunaan sehari-hari. Di sisi lain, mobil bekas lebih mahal untuk diperbaiki. Hal ini dikarenakan mobil bekas mengalami penurunan performa karena sudah lama digunakan.

Selama ini tentunya mobil bekas mengalami berbagai masalah. Belum lagi berbagai risiko yang bisa Anda hadapi.

Baca Juga : Asuransi Mobil All Risk Atau TLO, Mana Yang Terbaik?

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin membeli mobil bekas, sangat disarankan untuk memiliki asuransi mobil. Agar tidak bingung dalam memilih asuransi mobil bekas, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Penyusutan kendaraan

Mobil adalah aset yang dapat sangat disusutkan atau dihapuskan. Memang, memilih kendaraan yang berusia lebih dari 5 tahun dapat menghemat uang Anda dan menggunakan uang Anda untuk keperluan lain.

Namun, memiliki mobil yang sudah berusia lebih dari 5 tahun bukanlah hal yang mudah. Perlu diketahui bahwa intensitas penggunaan dan jarak tempuh memiliki pengaruh besar terhadap kondisi kendaraan.

Baca Juga : Daftar Produk Asuransi Mobil Syariah Terbaik Tanpa Riba

Jika Anda masih memutuskan untuk membeli mobil bekas, sebaiknya perhatikan kualitas mesin mobil tersebut. Jangan terkecoh dengan eksterior kendaraan yang ramping. Karena biasanya seseorang memoles mobilnya secara menyeluruh sebelum menjualnya dengan harga jual yang tinggi.

TRENDING :  7 Mobil SUV Terbaik dan Termurah di Tahun 2021

Sayangnya, ini bisa merepotkan pembeli jika kendaraan ternyata berusia lebih dari 15 tahun, yang menyebabkan mesin menjadi rusak secara signifikan. inilah yang menjadi pertimbangan untuk asuransi mobil bekas anda.

2. Menyesuaikan Kondisi mobil

Seperti halnya mobil baru, Anda dapat memilih antara asuransi mobil bekas all risk  atau asuransi mobil bekas Total Loss Only (TLO) untuk mobil bekas Anda. Namun, secara tertulis, menjadi lebih sulit untuk memutuskan asuransi mobil bekas mana yang akan dipilih.

Baca Juga : Cara Memilih Asuransi Terbaik Untuk Mobil Bekas

Untuk menentukan jenis asuransi mobil bekas yang tepat, Anda perlu memperhatikan usia mobil Anda. Jika mobil bekas Anda berusia kurang dari 5 tahun, Anda harus memilih asuransi mobil bekas all risk untuk mengurangi biaya perbaikan.

Meski hanya kerusakan ringan, Anda akan sering harus membawa mobil ke bengkel jika intensitasnya cukup. Isi dompet Anda cukup terkuras, Jika mobil bekas Anda berusia lebih dari 5 tahun, Anda dapat beralih ke asuransi mobil bekas TLO.

Apapun jenis asuransi mobil bekas yang Anda pilih, jangan lupa untuk menambahkan pertanggungan yang diperpanjang. Misalnya banjir, bencana alam, hingga ditanggung pihak ketiga.

3. Ganti nama polis asuransi

Jika Anda membeli mobil bekas yang masih dicicil, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengganti nama polis asuransi. Biasanya, asuransi untuk mobil yang dibeli secara kredit dijual dalam satu paket.

TRENDING :  Cara Memilih Asuransi Terbaik Untuk Mobil Bekas

Untuk melakukan ini, perusahaan asuransi harus mengetahui semua aktivitas yang berkaitan dengan mobil. Anda perlu melakukan ini untuk menjaga mobil tetap aman.

Jadi jika mobil Anda berisiko, Anda sebagai pemilik baru bisa mengajukan klaim ke perusahaan asuransi masing-masing. Dan jika kegiatan jual beli tidak dilaporkan kepada perusahaan pembiayaan, maka perusahaan asuransi tidak berkewajiban untuk memberikan klaim atas kerusakan mobil.

4. Kelengkapan dokumen

Jika membeli sebuah mobil bekas, yang anda lakukan tidak hanya kondisi mesin dan fisik saja yang harus Anda perhatikan. Mobil bekas bisa lebih layak secara finansial. Namun sebagai ciri yang harus diperhatikan, mobil Anda harus disertai dengan dokumen lengkap yang Anda sebagai pemilik baru jaminan.

Kelengkapan dokumen ini nantinya akan sangat diperlukan oleh anda, sealain itu juga akan membantu Anda untuk mengasuransikan mobil Anda nantinya. Anda juga perlu memastikan bahwa semua dokumen lengkap dan data diisi dengan benar. Dokumen pertama yang harus diperhatikan adalah Buku Tanda Daftar Kendaraan (BPKB).

BPKB adalah surat yang menunjukkan kepemilikan yang sah atas kendaraan. Tanpa BPKB, mobil yang Anda beli bisa menjadi mobil curian untuk dijual kembali. Selain itu, Anda harus mencocokkan data yang tertera di STNK dengan kendaraan bekas yang ingin Anda beli. Anda juga harus mengacu pada lembar pajak kapan pajak kendaraan jatuh tempo.

TRENDING :  Mau Beli Honda Brio Bekas? Cek Harganya Disini !!!

Anda juga harus memeriksa faktur sebagai bukti pembelian yang diberikan kepada pengecer oleh produsen saat perangkat diterima. Anda dapat menggunakan faktur ini untuk menentukan apakah Anda membeli mobil ini secara langsung atau bekas.

Jika mobil bekas yang Anda beli tidak disertai dengan faktur, Anda masih dapat mengembalikannya dengan menyerahkan surat keterangan polisi yang hilang kepada agen pemilik merek dagang (APM) terkait.

Selanjutnya, Anda perlu memegang kwitansi bermaterai Rp 6.000 sebagai bukti transaksi pembelian mobil bekas. Pastikan tanda terima tersebut ditandatangani oleh pemilik kendaraan sesuai dengan BPKB. Dengan kwitansi ini, Anda bisa duduk santai saat perlu melakukan transfer nama.

Empat poin yang diuraikan di atas wajib Anda miliki untuk memaksimalkan penggunaan kendaraan bekas yang telah Anda beli. Namun, tidak dapat disangkal bahwa hal-hal tersebut dapat menguras tenaga dan waktu Anda.

Untuk itu sangat disarankan agar Anda menggunakan layanan online dari perusahaan asuransi untuk kenyamanan Anda.

Membeli mobil bekas bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan kendaraan untuk keperluan sehari-hari dengan harga yang lebih murah. Namun, ada lebih banyak hal yang perlu Anda perhatikan agar mobil bekas yang Anda beli lebih aman. Jika Anda telah memperhatikan poin-poin di atas, mobil Anda akan siap digunakan dalam kondisi yang nyaman dan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.