tips sebelum meminjam

Perhatikan Hal Berikut Sebelum Memutuskan Melakukan Pinjaman Di Aplikasi Pinjaman Online

Aplikasi pinjaman online adalah produk dari FinTech, yang memberikan pinjaman tanpa agunan melalui aplikasi kepada masyarakat dengan syarat – syarat yang sangat mudah.

Aplikasi pinjaman online saat ini menjadi solusi untuk masyarakat yang membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan yang mendesak dikarenakan kemudahan persyaratanya dan kecepatan pencairanya. Namun dibalik semua kemudahan yang diberikan oleh Aplikasi Pinjaman Online, ada resiko yang dapat anda dapat apabila tidak berhati – hati.

Baca Juga : Aplikasi Pinjaman Online Terpercaya,Bunga Rendah Dan Terdaftar di OJK

Aplikasi Pinjaman Online menggunakan sistem bunga harian. Berbeda degan Bank Konvensional yang menerapkan bunga secara bulanan. Sehingga apabila meminjam terlalu lama, maka bunga yang didapat akan sangat tinggi. Selain itu ada beberapa Aplikasi pinjaman online dengan denda keterlambatan pembayaran yang sangat tinggi.

Selain itu meminjam di Aplikasi Pinjaman Online juga memiliki resiko penipuan dan penyalahgunaan data. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk meminjam di Aplikasi Pinjaman Online sebaiknya melakukan survey terlebih dahulu, Cek legalitas Aplikasi Pinjaman Online Tersebut di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga : Pinjaman Online Tanpa Agunan Dengan KTA Standard Chartered

Berikut adalah tips dan hal yang harus anda perhatikan sebelum memutuskan untuk mengajukan di Aplikasi Pinjaman Online :

TRENDING :  84 Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Telah Ditutup Oleh OJK

Pastikan FinTech Aplikasi pinjaman online anda terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Di Indonesia sendiri terdapat begitu banyak FinTech dengan produk Aplikasi pinjaman online tanpa agunan. Tetapi dari sekian banyak Aplikasi, baru 125 FinTech atau Aplikasi pinjaman online yang secara resmi telah terdaftar di OJK.

Oleh karena itu apabila anda ingin melakukan pinjaman di Aplikasi Pinjaman Online, anda harus bijak dan memastikan bahwa Aplikasi Pinjaman Online itu terpercaya dan terdaftar di OJK.

TRENDING :  Pinjaman Online Tanpa Agunan Dengan KTA Standard Chartered

Ajukan pinjaman hanya untuk kebutuhan yang sangat mendesak

Anda perlu mendefinisikan dengan jelas tujuan dari aplikasi pinjaman Anda. Karena banyak orang yang menyalahgunakan aplikasi pinjaman online hingga membuat pusing dan terlilit hutang.

Baca Juga : 84 Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Telah Ditutup Oleh OJK

Sebelum Anda mengajukan pinjaman online, tentukan terlebih dahulu kebutuhan utang Anda. Apakah termasuk utang produktif atau bahkan utang konsumtif?

Hutang produktif adalah hutang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan, bukan kebutuhan. Misalnya untuk modal usaha, biaya kesehatan, pendidikan dan lain-lain.

Sedangkan utang konsumtif hanya berfungsi untuk memenuhi keinginan. Beli barang-barang yang seharusnya tidak Anda butuhkan.

Perhatikan bunga, jangka waktu, denda dan biaya tambahan yang dikenakan

Selanjutnya perhatikan besaran bunga yang dikenakan, karena banyak penyedia pinjaman online memiliki suku bunga yang tidak sesuai.

TRENDING :  Apa Saja Sih Keuntungan Menabung di BSI? Berikut Ini Penjelasannya

OJK telah menetapkan suku bunga pinjaman untuk penyedia FinTech P2P lending sebesar 0,8 persen/hari.

Juga, periksa biaya tambahan yang dikenakan. Aplikasi pinjaman online yang aman secara alami menunjukkan seluruh jumlah bunga dan biaya tambahan seperti biaya administrasi, denda dan biaya lainnya secara transparan sebelum pihak yang berkepentingan menyetujui pinjaman.

Hitung kemampuan finansial Anda untuk membayar cicilan

Dari pendapatan bulanan Anda, Anda perlu menghitung apa kebutuhan bulanan Anda dan berapa pembayaran bulanan yang dapat Anda bayar.

Ketika beban utang sudah melebihi batas, coba pertimbangkan kembali keinginan untuk berutang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.