Android Jelly Bean

Google Akan Hentikan Dukungan Untuk Andorid Jelly Bean, Segera Upgrade Android Kalian

Dalam sebuah unggahan di blog resmi Google, desebutkan bahwa Google akan menghentikan dukungan untuk Android Jelly Bean pada akhir Agustus mendatang bersamaan dengan perilisan Google Play Service Versi terbarunya.

Langkah ini diambil mengingat Android Jelly Bean yang dirilis pada tahun 2012 tersebut, kini hanya memiliki 1% dari total keseluruhan pengguna Android aktif. Sangat sedikit dibandingkan dengan pengguna Android seri lainya.

Baca Juga : Cara Cepat Dan Mudah Instal Dan Menjalankan Aplikasi Android di iOS

Jumlah Pengguna yang sedikit

Google menganggap sudah tidak perlu lagi menghabisakan sumber daya dan pengembangan untuk mendukung Android Jelly Bean, Karena jumlahnya yang sudah semakin sedikit itu. Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Detiknet.

android version
Gambar : pinterest

Android Jelly Bean memiliki tiga versi, 4.1, 4.2 dan 4.3, serta memiliki API level dari 16 hingga 18. Untuk terus mendukung Play Services, Google menyarankan agar developer meningkatkan API level mereka setidaknya hingga level 19, yang tersedia di Android digunakan Kit Kat.

TRENDING :  Aplikasi untuk memata matai isi percakapan WhatsApp Pasanganmu

“Perangkat Android dengan API level di bawah 19 adalah persentase yang sangat kecil. Kami percaya bahwa perangkat lama ini tidak lagi digunakan secara aktif, ”tulis Google.

“Jika aplikasi Anda masih memiliki banyak pengguna di perangkat lama, Anda dapat memanfaatkan dukungan multi-APK di Google Play untuk menyajikan APK yang menggunakan layanan Google Play 21.30.99,” lanjut Google.

Seperti yang terlihat dari data yang terdapat di Android Studio, Android 10 saat ini digunakan di 8% perangkat, kemudian di Android Pie 30% dan di Android Oreo 20%. Selain itu, menurut StatCounter, 34,3% ponsel dan tablet Android di Indonesia sudah menjalankan Android 10.

Google mewajibkan penggunaan Android 10 pada ponsel yang dirilis tahun 2020, hal ini berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari bulan Februari 2020 hingga Februari 2021. Di Indonesia Sendiri, Versi android dengan versi lama masih banyak digunakan.

TRENDING :  Spesifikasi dan Harga Second Samsung Tab A6 2016

Sebelumnya pada Februari 2020, Android 9.0 Pie ada di posisi pertama di pasar Indonesia dengan jumlah pengguna hingga 35,2%. Namun saat ini posisi telah bergeser, dimana Android 9.0 Pie berada di posisi kedua dengan jumlah pengguna 20,59% di pangsa pasar Indonesia.

Sedangkan untuk android 8.1 Oreo memiliki jumlah pengguna 15,4 % di pasar Indonesia. Untuk versi Android yang lebih rendah juga masih banyak digunakan di Indoensia, dengan prosentase jumlah pengguna yang sangat kecil, seperti Android Nougat, Marshmallow, Lollipop, dan Kitkat dengan jumlah prosentasi hanya 1 digit angka.

Android dengan jumlah pengguna terbanyak

Pengenalan dan penerapan untuk Android 11 yang masih sangat lamban membuat Android 10 masih sangat populer, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia dengan prosentase jumlah pengguna sebesar 41%. Android 10 juga paling banyak digunakan di wilayah Eropa dan Asia.

TRENDING :  Vivo V21 5G Smartphone Android Dengan Kamera Selfie Terbaik Saat Ini

Untuk itu buat kalian yang masih menggunakan sistem operasi Android Jelly Bean sebaiknya sudah mulai mempersiapkan untuk mengupgrade ke versi yang lebih tinggi, dikarenakan Google yang sebentar lagi akan menghentikan dukungan untuka android Jelly Bean.

Baca Juga : Cara Download Insatal Whatsapp Versi Lama di Handphone Jadul

Tanpa Update terbaru untuk versi Jelly Bean, maka akan ada banyak masalah yang ditemui dikemudian hari. Aplikasi – aplikasi akan tidak bisa digunakan lagi seperti Whatsapp. Dan tidak akan ada lagi pembaharuan untuk sistem keamananya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.