4 Hal Yang Harus Diperhatikan Jika Terkena PHK

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Jika Terkena PHK

Meningkatnya jumlah kasus Covid19 di Indonesia membuat Pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) darurat Jawa dan Bali pada sabtu 3 juli 2021,keputusan ini menimbulkan kekhawatiran dikalangan pengusaha. Dengan diberlakukanya PPKM ini dikhawatirkan dapat menimbulkan gelombang PHK.

Pandemik Covid19 menciptakan ketidakpastian ekonomi yang dapat memberi tekanan pada sejumlah industri. Hal ini disampaikan oleh Perencana keuangan dan juga Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar.

Baca Juga : Tips Mengatur Keuangan Selama Pandemi

Apabila kondisi ekonomi terus seperti ini, maka ada beberapa hal yang kita lakukan. PHK bisa menimpa ke siapa saja dan tidak ada seorangpun yang ingin kehilangan pekerjaan dimasa pandemi seperti ini, dan apabila kita terkena dampak PHK ada beberapa hal yang harus kita lakukan agar tetap bisa survive.

1. Hitung Aset dan Biaya Kewajiban

menabung

Agar kalian dapat bertahan ketika terkena PHK, kalian harus mulai mencatat semua aset yang kalian miliki, mulai dari aset yang berbentuk fisik, atau yang berupa aset tabungan, uang pesangon, saham, reksa dana, piutang dan lain sebagainya, dan juga catat rincian hutang (apabila memiliki hutang) yang belum dibayar. Catat semuanya agar kalian dapat merencanakan keuangan kalian kedepan.

TRENDING :  Perhatikan Hal Berikut Sebelum Memutuskan Melakukan Pinjaman Di Aplikasi Pinjaman Online

Usahakan kalian lunasi hutang – hutang yang belum terbayar agar mengurangi biaya dan pengeluaran setiap bulan, namun kalian tetap harus memiliki cadangan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan dana darurat, minimal sampai 6 bulan kedepan.

Apabila hutang tersebut adalah hutang terhadap bank atau lembaga keuangan, dan kalian belum bisa melunasi hutang – hutang tersebut. Maka segeralah melakukan negosiasi kepada lembaga tersebut agar mendapat keringanan cicilan atau penundaan cicilan.

2. Merubah Gaya Hidup

Jika kalian adalah tipe orang yang konsumtif atau bahkan hedon sebelum pandemi, sepertinya kalian harus merubah gaya hidup yang satu ini. Selain itu, kalian yang sering berlibur atau menginap setiap akhir pekan harus rela menahanya terlebih dahulu.

TRENDING :  Harga Emas 22 Karat dan Emas Perhiasan - Gunakan Tips Ini Sebelemum Membeli!

Bahkan jika ada program diskon di e-commerce, kalian juga harus menahan diri untuk tidak membeli semua yang ada di keranjang belanja. Prioritaskan yang lebih penting, buang semua keinginan untuk nongkrong di kafe. Tetap di rumah juga merupakan upaya untuk menyelamatkan diri dan keuangan kalian di masa pandemi.

Fokus pada pengeluaran yang sifatnya Primer dan Wajib, seperti kebutuhan pokok,cicilan – cicilan, dan biaya – biaya rumah tangga. Hindari untuk membeli barang – barang tersier, yang tidak kalian butuhkan dalam waktu dekat atau masih dapat ditunda.

3. Perhatikan Pengeluaran Tidak Tetap

Tagihan rumah tangga seperti tagihan air, listrik dan BBM adalah pengeluaran – pengeluaran tidak tetap kalian setiap bulan. Perhatikan hal ini, karena tagihan – tagihan rumaha tangga apabila kalian tidak perhatikan dapat menimbulkan masalah keuangan kalian.

Mulai berhemat dalam penggunaan listrik dan air seperlunya karena selama pandemi ini kita akan lebih banyak dirumah dan itu akan meningkatkan tagihan listrik dan air. Apabila tidak ada urusan yang mendesak jangan berpergian menggunakan kendaraan demi untuk menghemat penggunaan BBM.

TRENDING :  Apa Saja Manfaat Perbankan Bagi Masyarakat Wajib Diketahui

4. Miliki Jaminan Kesehatan

asuransi kesehatan

Jaminan kesehatan adalah hal yang terpenting, mengingat kita dalam situasi pandemi seperti ini. Karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi di kemudian hari, dan kita harus sudah mengantisipasinya.

Mengingat biaya berobat dan biaya rumah sakit tidaklah murah, maka setidaknya kalian harus memiliki BPJS untuk berjaga – jaga, dan apabila kalian belum memiliki BPJS maka segera urus untuk mendapatnya.

Jangan sampai tabungan kalian hanya terkuras hanya untuk biaya pengobatan, memiliki tabungan adalah hal yang vital dimasa yang serba tidak menentu seperti ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.